Prasasti Timah dari Sungai Batanghari: Kajian tentang Persembahan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.63421/sambhasana.v1i2.2025.9

Keywords:

tin, inscription, river, Batanghari, offering, prasasti, timah, persembahan

Abstract

This paper discusses tin plate inscriptions found in the Batanghari River. There are four inscriptions that will be examined which are kept at the ex-BPCB West Sumatra (BPK Region III) and the ex-BPCB Jambi (BPK Region V). The phenomenon of the finding of more than a hundred tin plate inscriptions in rivers in Sumatra became the beginning of a research problem: how the tin inscriptions are related to the Batanghari River. This problem is studied by paying attention to religious behavior in the form of offering to the Batanghari River. This research was conducted through several research steps: data collection, data processing, and data analysis. This research result shows the local historical knowledge about the use of inscriptions as a tool to fortify oneself from evil creatures and maintain harmony in nature. Tin plate inscriptions and the Batanghari River have a close relationship: the inscription as an offering and the river as a "altar" of ceremonial objects. The results of this research will become a reference for the history of Sumatra.

----

Artikel ini membahas prasasti-prasasti timah yang ditemukan di Sungai Batanghari. Prasasti yang akan diteliti sebanyak empat lempeng yang disimpan di eks-BPCB Sumatera Barat (BPK Wilayah III) dan eks-BPCB Jambi (BPK Wilayah V). Fenomena penemuan lebih dari seratus lempeng prasasti timah di sungai-sungai di Sumatra menjadi awal penentuan permasalahan penelitian, yaitu bagaimana keterkaitan prasasti timah dengan Sungai Batanghari. Permasalahan ini dikaji dengan memperhatikan perilaku religi berupa pemberian persembahan (offering) kepada Sungai Batanghari. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa langkah penelitian, yaitu pengumpulan data, pengolahan data, dan interpretasi data. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan sejarah lokal tentang penggunaan prasasti sebagai alat untuk membentengi diri dari gangguan makhluk jahat dan menjaga keselarasan alam. Prasasti timah dan Sungai Batanghari memiliki hubungan yang erat, yaitu prasasti sebagai benda persembahan dan sungai sebagai “altar” benda-benda yang dipersembahkan tersebut. Hasil penelitian ini akan menjadi referensi sejarah Sumatra.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung, A. A. G. P. (1981). Beberapa Tari Upacara dalam Masyarakat Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/13568/1/Beberapa%20tari%20upacara%20dalam%20masyarakat%20bali.pdf

Akbar, A. (2010). Metode Penelitian Arkeologi Murni dan Arkeologi Terapan. Seminar Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi, Bandung.

Arisanti, N. (2016). Uang Kepeng dalam Perspektif Masyarakat Hindu Bali di Era Globalisasi. Forum Arkeologi, 29(3), 159–174. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/17183/1/119-922-4-PB.pdf

Arsana, I. Gst. K. G., Sama, I. N., Mas, S., & Suryawati, C. I. (1991). Kesadaran Budaya tentang Tata Ruang pada Masyarakat di Daerah Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/14524/1/Kesadaran%20budaya%20tentang%20tata%20ruang%20pada%20masyarakat%20di%20daerah%20bali.pdf

Astuti, N. (2005). Tulisan Ulu dalam Naskah Serawai dan Pasemah: Suntingan Teks dan Kajian Paleografis [Tesis]. Universitas Indonesia.

Bakker, W. M. (1972). Ilmu Prasasti Indonesia. Jurusan Sejarah, IKIP Sanata Dharma.

Boechari. (2018). Melacak Sejarah Kuno Indonesia Lewat Prasasti. Kepustakaan Populer Gramedia.

Budhisantoso, S., Bale, D., Suprapti, & Suhardi. (1994). Analisis Pola Pemukiman di Lingkungan Perairan di Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/8229/1/ANALISIS%20POLA%20PEMUKIMAN%20LINGKUNGAN%20PERAIRAN%20INDONESIA.pdf

Hasan, H., Dastini, Numal, A. A., Usmawadi, & Wahid, M. S. (1985). Upacara Tradisional yang Berkaitan dengan Peristiwa Alam dan Kepercayaan Daerah Sumatera Selatan (A. Yunus & T. Kartikasari, Ed.). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/30350/1/UPACARA%20TRADISIONAL%20DALAM%20KAITANNYA%20DENGAN%20PERISTIWA%20ALAM-SUMSEL.pdf

Indradjaja, A. (2016). Votive Tablet dalam Ritual Keagamaan Buddha di Nusantara Abad ke-7—10 Masehi [Tesis]. Universitas Indonesia.

Istari, T. M. R. (2010). Yajña Sraddha dan Yajña Mĕmukur. Berkala Arkeologi, 30(1), 61–71. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/15680/1/4_Pages%20from%20_Mei%202010-5.pdf

Kiuchi, N. (1987). The Purification Offering in the Priestly Literature: Its Meaning and Function. JSOT Press.

Koentjaraningrat. (2007). Sejarah teori antropologi 1 (Cet. 2). Penerbit Universitas Indonesia.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu Antropologi (Cet. 9, ed. rev). Rineka Cipta.

Macdonell, A. A. (1979). A Practical Sanskrit Dictionary. Oxford University Press.

Natsir, M. (2022). Upacara adat nyapat taon di Sukadana (Cetakan pertama). Media Jaya Abadi.

P., M. A. W. (2022). Semah laut karimata dan makna-makna simboliknya (Cetakan pertama). Media Jaya Abadi.

Padoux, A., Gontier, J., & Padoux, A. (1990). Vāc: The concept of the word in selected Hindu Tantras. State University of New York Press.

Pidada, I. B. A., Djuana, I. N., & Suwendri, N. M. (2018). Sistem Kepercayaan Masyarakat di Daerah Aliran Sungai (Das) Unda Kabupaten Klungkung. Kulturistik, 2(2), 110–117. https://doi.org/dx.doi.org/10.22225/kulturistik.2.2.717

Poesponegoro, M. D. (Ed.). (2019a). Zaman kuno (Cet. 7., ed. pemutakhiran). Balai Pustaka.

Poesponegoro, M. D. (Ed.). (2019b). Zaman prasejarah di Indonesia (Cet. 7., ed. pemutakhiran). Balai Pustaka.

Rema, N. (2013). Makna Air bagi Masyarakat Bali. Forum Arkeologi, 26(2), 109–124. https://doi.org/10.24832/fa.v26i2.37

Santiko, H. (2017). Prajńāpāramitā: Dewi Kebijaksanaan Tertinggi Dalam Agama Buddha. PRAJNAPARAMITA, 7–15.

Sarkar, H. B. (1971). Corpus of the inscriptions of Java (Corpus inscriptionum Javanicarum), up to 928 A. D (Vols. 1–2). K.L. Mukhopadhyay.

Savitri, M. (2015). Peran Magis-Religius Bengawan Solo dalam Pendirian Kota Surakarta Abad Ke-18. KALPATARU, 24(1), 37. https://doi.org/10.24832/kpt.v24i1.59

Sutikno, Kartolo, R., & Fitriani, E. (2020). Tradisi Lisan: Mantra Pengobatan (T. Husna, Ed.). Pustaka Diksi.

Tejowasono, N. S., Laksmi, N. K. P. A., Andhifani, W. R., Prihatmoko, H., Meyanti, L., Nasoichah, C., Chandra, D., & Minanda, D. (2019a). Keberagaman Bentuk Aksara pada Prasasti-prasasti Timah di Sumatera: Sebagai Identitas Masyarakat Lokal [Laporan Hasil Penelitian Arkeologi]. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Tejowasono, N. S., Laksmi, N. K. P. A., Andhifani, W. R., Prihatmoko, H., Meyanti, L., Nasoichah, C., Chandra, D., & Minanda, D. (2019b). Prasasti Timah di Indonesia: Katalog Prasasti Timah di Sumatera Tahun 2019. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwj0pJ6o9a-GAxXNXmwGHYFoBpAQFnoECBEQAQ&url=https%3A%2F%2Farkenas.kemdikbud.go.id%2FKatalog_Prasasti_Timah_22.pdf&usg=AOvVaw02AA52E3_4ruT8lZeQ5qtM&opi=89978449

Usman, F. (2017). Metafora dalam Mantra Minangkabau (R. Febriana, Ed.). Erka.

Wadhah, A., Hafiful Hadi Sunliensyar, & Leihitu, I. (2025). Mantra dalam Dua Prasasti Timah Koleksi Rumah Menapo Jambi: Indikasi Praktik Ritual Masyarakat Sumatra Kuno. AMERTA, 43(1), 21–46. https://doi.org/10.55981/amt.2025.5675

Wahyudi, W. R. (2012). Tembikar upacara di candi-candi Jawa Tengah abad ke-8-10. Wedatama Widya Sastra.

Zoetmulder, P. J. (1995). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Dalam Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Zuriati. (2013). Azimat Minangkabau: Kritik Teks dan Edisi Kritis [Disertasi]. Universitas Indonesia.

Downloads

Published

31-10-2025

Issue

Section

Articles